handphone-tablet

Bupati Sanggau Minta Tenaga Honor Jangan Malas Malasan

Sanggau – Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot memberikan pembekalan kepada 124 tenaga guru kontrak daerah pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau, Selasa (10/1). Acara yang dilaksanakan dilantai I kantor Bupati Sanggau itu dihadiri Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sanggau, Sudarsono serta sejumlah Kabid dan Kasi.

Dalam sambutannya, Pelaksana tugas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau Sudarsono menyampaikan Guru kontrak ini merupakan hasil seleksi yang dilaksanakan akhir tahun 2016 lalu. Dari 1000 peserta yang mengikuti tes, terpilih 124 tenaga kontrak.
“Sebenarnya ada 125 orang, tapi satu orang mengundurkan diri karena menggunakan ijazah palsu,” kata Darsono. Untuk itu, Ia mengingatkan agar masyarakat hati-hati memilih perguruam tinggi sehingga tidak menjadi korban penipuan. Untuk memastikan ijazah 124 orang ini legal, Dinas Pendidikan berjanji akan melakukan validasi ulang seluruh ijazah tenaga guru kontrak yang diangkat.

Ia menambahkan, saaat ini Kabupaten Sanggau sangat kekurangan tenaga pendidikan di semua jenjang. Untuk itu, Pemerintah Daerah mengambil solusi membuka kesempatan tenaga guru kontrak. Tenaga guru kontrak diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme karena Dinas Pendidikan secara bertahap akan menggunakan kurikulum 13 versi terbaru.
“Karena ini baru dan banyak menggunakan aplikasi IT maka para guru diminta meningkatkan kemampuan IT nya,” ujarnya. Ia juga berharap guru bekerja sungguh-sungguh dan tidak boleh minta pindah. Darsono menambahkan, tahun 2017 ini masih ada program penerimaan tenaga kontrak yang rencananya akan dibuka secepatnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot saat memberikan pembekalan kepada 124 Tenaga guru kontrak yang sudah diangkat Pemda Sanggau ini dapat bekerja secara profesional. Ontot menyampaikan untuk mengakat tenaga kontrak untuk mengisi tenaga guru ini tidak sembarangan harus sesuai kualifikasi yang dibutuhkan dan saingannya tidaklah mudah. Untuk itu, orang nomor dua di Sanggau itu berpesan agar para tenaga guru kontrak yang sudah diangkat ini bersyukur bisa masuk ke dalam dunia pendidikan dan berperan memajukan dunia pendidikan.
“Seleksinya cukup ketat, bayangkan dari 1000 orang yang mendaftar, hanya 124 yang diterima, berarti ada 800 lebih yang tersingkirkan, ini harus dipahami dulu,” pungkas Ontot.

Untuk itu, Ia mengajak tenaga guru kontrak yang sudah mendapatkan kepercayaan pemerintah daerah untuk bekerja profesional karena sudah terikat dengan aturan organisasi.
“Jangan malas-malasan, kalau ada kawannya yang malas jangan ikut-ikutan malas juga, tapi harus bisa mengingatkan temannya untuk bekerja dengan hati yang ikhlas sesuai visi misi Pemerintah Daerah,” pesannya.

(Abang Indra)

REKOMENDASI :

Click to comment

Copyright © 2017 - PT Delik Media Siber

To Top