handphone-tablet

Sembilan Tower Di Sanggau Tidak Berfungsi

Sanggau – Bicara soal sinyal, Paolus Hadi mengaku sudah melaporkan kepada Menkominfo Rudiantara tentang 9 titik tower yang dibangun di Kabupaten Sanggau namun tak berfungsi, termasuk di Desa Meranggau.

“Kemarin saya sudah laporkan ke Menteri Kominfo saat kunjungan kerjanya meresmikan Base Transciever Station (BTS) di Desa Pala Pasang, Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau (16/10/16) yang lalu.

Pihak kementrian pun lanjut PH, sapaan akrab Paolus Hadi mengaku punya tanggung jawab untuk itu, dan akan menindaklanjuti dengan pihak provider. Demikian disampaikan Bupati Sanggau saat menyampaikan sambutannya pada acara Safari Natal di Desa Meranggau Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau (7/1).

PH menambahkan, persoalan listrik PLN memang bukan perkara mudah untuk direalisasikan namun Pemerintah Kabupaten Sanggau tetap berusaha menargetkan pengurangan daerah-daerah yang belum menikmati listrik. Bupati pun sudah merekomendasikan Desa Meranggau akan ada listrik PLN ke depannya.
“Masa Pemerintahan kami belum selesai, dan kami tetap berjuang untuk mengurangi jumlah Desa yang belum menikmati listrik. Tapi saya tak berani berjanji karena dana dan kewenangan bukan di tangan Bupati dan kita tetap berjuang agar listrik PLN akan masuk di Kampung ini. Saya ngomong apa adanya,” pungkasnya.

Orang nomor satu di Sanggau ini pun menerangkan bahwa APBD tidak boleh lagi digunakan untuk membangun atau pengadaan jaringan listrik, PLTMH dan lain.
“Sekarang aturannya sudah berubah, tidak boleh lagi menggunakan APBD untuk membangun Jaringan listrik, PLTMH, dan lainnya. Untuk pengajuan hal-hal itu harus ke Pemerintah Pusat melalui Gubernur,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan Sanggau itu mengemukakan gagasannya untuk menargetkan dua jembatan lagi yang perlu didukung oleh Pemerintah Pusat. Tapi Pemerintah Pusat saat ini memprioritaskan pembangunan untuk daerah Perbatasan karena Daerah Perbatasan merupakan cerminan wajah Indonesia dan martabat Indonesia itu sendiri.
“Kita sudah dapat satu Jembatan dari Pemerintah Pusat, yaitu jembatan Pak Kasih Tayan. Saat ini Pemkab Sanggau menargetkan lagi dua jembatan, satu di Meliau, dan satu lagi di Sanggau. Namun harus dibantu oleh Pemerintah Pusat karena tidak bisa jika hanya ditangani Pemerintah Kabupaten. Tapi Pemerintah Pusat saat ini memprioritaskan pembangunan untuk daerah Perbatasan karena Daerah Perbatasan merupakan cerminan wajah Indonesia dan martabat Indonesia itu sendiri, “kata Bupati yang sedang mempromosikan lagu barunya ‘Onih Agah Apai Berita’ tentang pembangunan di Kabupaten Sanggau.

Pada acara yang sama Camat Meliau Raden Ismadi menyampaikan lewat sambutannya bahwa Infrastruktur jalan diharapkan kedepannya ada peningkatan. Jaringan listrik yang sudah diajukan ke PLN Pontianak yang khusus menangani listrik Desa namun belum terealisasi. Tapi sebenarnya bisa direalisasikan menggunakan PLTMH. Ia juga menghimbau masyarakat untuk tidak hanya jadi penonton, tapi terlibat juga berperan untuk pembangunan di Desa yang tertua di Kecamatan Meliau.

Dandim 1204 Sanggau Agung Putu yang saat ini juga hadir pada acara Safari Natal tersebut mengingatkan masyarakat harus smart dan harus bijak menggunakan media sosial di smartphone.
“Karena saat ini sangat banyak bentuk penyalahgunaan media yang sifatnya mengadu domba. Jangan sampai salah gunakan medsos di smartphone, yang bisa menimbulkan masalah. Jadi lah penguna smartphone yang smart dan bijak serta tetap menjunjung tinggi sikap tolentansi.

Di akhir acara Safari Natal di Desa Meranggau tersebut, Bupati Sanggau menyanyikan 3 lagu untuk menghibur seluruh masyarakat Meranggau yang hadir pada acara itu. Lagu ‘Kenangan Natal di Dusun Kecil’ , Lagu Fenomenal ‘Doleng Donado, dan Lagu barunya ‘Onih Agah Apai Borita.

(Abang Indra)

REKOMENDASI :

Click to comment

Copyright © 2017 - Deliknews Indonesia

To Top