handphone-tablet

Dilanda Banjir 40 Rumah di Kecamatan Jelai HuluTenggelam

Ketapang – Curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan beberapa Desa di Kecamatan Jelai Hulu Kabupaten Ketapang terendam air.

Faktor alam yang disebabkan musim penghujan dan luapan sungai selama Tiga hari memaksa sebagian masyarakat yang terkena banjir harus mengungsi ke tempat yang tidak terkena banjir.

Sekitar 40 rumah di Dusun Mekar Jaya Desa Kusuma Jaya beserta rumah ibadah ikut tergenang air dengan ketinggian rata-rata Satu sampai Satu setengah meter dari permukaan tanah.

Kepala Desa Kusuma Jaya kecamatan Jelai Samsani Riduan ketika dihubungi membenarkan bahwa banjir yang terjadi di desa nya sudah dirasakan selama Tiga hari.

“Sebanyak 110 Kepala Keluarga dan 40 buah rumah di Dusun Mekar Jaya Desa Kusuma Jaya ketinggian air ada yang mencapai atap rumah warga ” jelas Samsani, Senin (17/7)

” Untuk mengatasi permasalahan ini kami dari pemerintahan desa telah mengambil Kebijakan terhadap masyarakat yang terkena musibah berupa memberikan bantuan Raskin yang kebetulan baru keluar dengan pembayaran nya menggunakan anggaran desa “.

” Selain itu pula Pemerintah Desa juga memberikan bantuan dengan Anggaran Dana Desa yang kini sudah habis terserap dengan adanya musibah yang sudah terjadi sebanyak Tiga kali dalam waktu Dua bulan ini ” terangnya.

Sementara masyarakat yang terkena banjir terpaksa mengungsi ke dusun yang tidak terkena banjir.

” Upaya kami kepada pemerintah, kami sudah menghubungi pemerintahan kecamatan untuk meminta bantuan, sampai hari ketiga ini kami belum mendapat bantuan dari pihak pemerintah kabupaten ” tuturnya.

Dilain tempat Camat Jelai Hulu Ungai,S.Ip menanggapi masalah ini dengan sudah berupaya menghimpun desa-desa yang terendam banjir yaitu Desa Kusuma Jaya, Riam Danau Kanan, Priangan, Asam jelai dan Pasir Mayang.

Selanjutnya Ungai mengatakan” Dari himpunan tersebut sudah kami layangkan permohonan bantuan berupa profosak yang akan kami kirimkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hari ini juga ” katanya.

” Kecamatan Jelai Hulu potensi banjir semakin besar kalau curah hujan dealing tinggi karena hutan di atas masih utuh dan hutan prima di ujung hulu sungai ditambah lagi sebagian sudah dijadikan perusahaan perkebunan sawit “.

” Masyarakat yang terkena banjir sudah kita kasikan himbauan untuk mengungsi ketempat keluarganya atau ketempat lain yang tidak terkena banjir, Tapi sebagian mereka masih memilih tinggal dirumahnya”, tuturnya.

“Situasi sampai hari ini ketinggian air sudah berangsur surut dan sementara belum ada keluhan masyarakat terhadap dampak dari banjir tersebut. Semoga dengan upaya kita meminta bantuan kepada BPBD segera di tanggapi ” Harapnya.

(Wan)

REKOMENDASI :

Click to comment

Copyright © 2017 - PT Delik Media Siber

To Top