handphone-tablet

PT.CTB Klarifikasi Tudingan Kelompok Tani Sumber Barokah

Pontianak – Pejabat bidang hubungan masyarakat PT.Cipta Tumbuh Berkembang Herculanus Didi dengan tegas membantah permasalahan lahan seluas 31 hektare di Patok 30 di Dusun Melati desa Olak- Olak, Kecamatan Kubu,Kabupaten Kubu Raya,Kalbar ada permasalahan sehingga diadukan oleh Kelompok tani Sumber Barokah ke Polda Kalbar.

” Tidak benar dilahan 31 hektare yang terletak di Dusun Melati,desa Olak- Olak,Kecamatan Kubu,Kabupaten Kubu Raya yang dibangun kebun kelapa sawit oleh PT.CTB ada masalah,karena lahan seluas 31 hektare itu sudah dilakukan ganti rugi tanam tumbuh (GRTT) pada tahun 2009, warga pemilik lahan juga sudah menerima uang ganti rugi tersebut,” ujarnya ketika dikonfirmasi deliknews.com Jumat,(11/8) di Pontianak.

Proses ganti rugi lahan seluas 31 hektare juga diketahui oleh muspika kecamatan kubu yakni,camat,danramil dan Kapolsek,selain itu ketika uang ganti rugi diterima warga juga ada dokumen foto-foto nya.jadi mengenai lahan 31 hekater itu sudah klir tidak ada masalah,ucap Herculanus.

Herculanus menegaskan,apabila kelompok tani tidak bisa membuktikan pengaduannya dikepolisian pihak PT.CTB akan laporkan balik ketua kelompok tani Sumber Barokah tukasnya.

Sebelumnya telah diberitakan,pada edisi Kamis, (10/8) – Permasalah perkebunan kelapa sawit membuat resah warga diwilayah desa Olak- Olak,Kecamatan Kubu,Kabupaten Kubu Raya,Kalbar tidak henti-hentinya bahkan akibat masuknya perkebunan sawit diwilayah itu sudah banyak warga yang dijebloskan ke penjara.

Kali ini 32 warga yang tergabung didalam kelompok tani Sumber Barokah di Patok 30 yang diketuai Abdulrahman juga merasakan keresahan akibat masuknya investor perkebunan PT. Cipta Tumbuh Berkembang ( PT.CTB) karena lahan yang berjumlah 64 Hektare hingga saat ini tidak memiliki kejelasan.hingga akhirnya permasalahan tersebut oleh kelompok tani di adukan ke Polda Kalbar bidang Reskrimsus,Kamis(10/8).

Ketua kelompok tani Sumber Barokah Abdulrahman ketika dihubungi deliknews.com via telfon membenarkan,telah membuat pengaduan ke Polda Kalbar terkait permasalahan lahan milik 32 warga yang tergabung dalam kelompok tani,”ujarnya.

Sebelum kasus tersebut diadukan ke Polda Kalbar,ia bersama anggota kelompok tani sudah berusaha persuasif dengan mengundang PT.CTB untuk berdialog di kantor bupati Kubu Raya,” tapi PT.CTB tidak datang selanjutnya saya bersama kelompok tani berinisiatif mengadukan PT.Ctb untuk meminta perlindungan hukum pungkasnya.

Hingga berita ini dituliskan Kepala Cabang PT.Cipta Tumbuh Berkembang,belum bisa memberikan klarifikasi.dihubungi via telfon tidak diangkat,di SMS juga belum dibalas

(dri)

REKOMENDASI :

Click to comment

Copyright © 2017 - PT Delik Media Siber

To Top